3 top eksekutif BlackBerry Diganti

3 top eksekutif BlackBerry – Kristian Tear, Chief Operating Officer BlackBerry dan Frank Boulben, Chief Marketing Officer BlackBerry akan diberhentikan dari jabatan masing-masing. Namun, belum diumumkan siapa yang akan menggantikan posisi mereka. “Atas nama BlackBerry, saya berterima kasih kepada Kristian dan Frank untuk semua usaha mereka. Saya berharap untuk bekerja lebih dekat dengan tim insinyur, dan tim penjualan dan pemasaran berbakat di seluruh dunia untuk memfasilitasi perbaikan dan untuk mendorong inovasi BlackBerry,” ujar John Chen, CEO sementara BlackBerry.

James Yersh akan mengambil alih posisi Brian Bidulka sebagai Chief Financial Officer BlackBerry yang baru. Brian sendiri akan tetap berada di BlackBerry sebagai penasihat khusus CEO John Chen sampai akhir tahun fiskal. Yersh telah bekerja di BlackBerry sejak 2008 sebagai Senior Vice President, Controller and Head of Compliance.

“Saya berharap 3 top eksekutif BlackBerry yang baru dapat bekerja sama dengan James dan tim Keuangan sebagaimana kami bergerak maju, melaksanakan rencana kami dan memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham kami.” jelas Chen.

BlackBerry

BlackBerry

Hal terakhir dalam perombakan kepemimpianan BlackBerry adalah pengunduran diri Roger Martin, anggota dewan BlackBerry sejak tahun 2007.

BlackBerry, yang sempat memimpin pasar di bidang on-the-go email dan sempat menjadi pionir telepon pintar yang menguasai lebih dari separuh pasar Amerika, telah kehilangan pangsa pasar atas Apple iPhone dan perangkat yang didukung oleh software Android Google Inc. Lini dari perangkat didukung oleh sistem operasi BlackBerry 10 sejauh ini masih gagal untuk merebut kembali posisi mereka di pasar mobile.

BlackBerry menunda rencana untuk menjual dirinya pada awal November dan justru memilih untuk meningkatkan USD 1 miliar melalui investasi yang ditawarkan oleh Fairfax Financial Holdings Ltd, pemegang saham terbesar. Sebagai bagian dari kesepakatan, Thorsten Heins harus diberhentikan dan digantikan oleh John Chen sebagai CEO sementara BlackBerry.

Analis Jefferies, Peter Misek, dalam sebuah catatan penelitian, mengungkapkan keterkejutannya melihat hal-hal yang telah dilakukan Chen. “Dalam pandangan kami, Chen tidak berperilaku seperti layaknya CEO sementara, dan ia mengubah perusahaan secara dramatis,” tulisnya.

Chen, yang berhasil membantu perusahaan pembuat software, Sybase, keluar dari kejatuhan di akhir 1990-an, awal bulan ini kepada Reuters mengatakan, bahwa ia akan mengubah manajemen, baik mempekerjakan orang dari luar perusahaan ataupun mempromosikan mereka yang ada di dalam.

“Saya akan terus menyelaraskan tim manajemen senior dan struktur organisasi,” ujar John Chen.

Menurut Chen, BlackBerry adalah merek ikonik dengan potensi besar. Namun akan membutuhkan waktu, disiplin dan keputusan-keputusan sulit untuk merebut kembali keberhasilan perusahaan. termasuk mengganti 3 top eksekutif BlackBerry seperti saat ini.

Apa itu DVR atau Digital Video Recording?
Smartphone Apple dari China Laris Manis

Leave a Comments

error: Content is protected !!